Lokasi Anda saat ini adalah:Bumi Resources > Tekno
Tebar benih lele cendol, entaskan kemiskinan
Bumi Resources2025-04-26 22:00:06【Tekno】3rakyat jam tangan
Perkenalanerek kecelakaanMenyediakan konten berita menarik dalam dan luar negeri yang komprehensif,Selasa, 16 Juli 2019 bertempat di RW 9 Kelurahan Pandeyan, kelompok budidaya ikan lele yang tergabun pagoda 88
Selasa,pagoda 88 16 Juli 2019 bertempat di RW 9 Kelurahan Pandeyan, kelompok budidaya ikan lele yang tergabung dalam kelompok Lele Mino, Gambir Mino dan karya Mino melakukan panen lele dan penebaran benih lele cendol. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Yogyakarta, DPRD DIY , Dinas Perikanan dan Kelautab DIY, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Camat Umbulharjo, Muspika, Lurah Pandeyan dan berbagai OPD serta tokoh masyarakat baik dari asosiasi LPMK Kota Yogyaklarta maupun RT, RW setempat. Lele yang dipanen merupakan hasil budidaya dengan konsep kolam bulat, yang mana kelompok budidaya lele tersebut memperoleh bantuan dan binaan dari Dinas Perikanan dan Kelautan DIY pada tahun 2018 yang lalu. Menurut Heri Sulistyo dari Dinas Perikanan dan kelautan DIY, bahwa dewasa ini program peningkatan produksi melalui budidaya masih mendominasi program guna mengejar target terpenuhinya pasar ikan konsumsi di DIY. Berbagai usaha melalui pengembangan teknologi tepat guna telah memberikan ruang bagi masyarakat kota untuk bisa melakukan budidaya lele di lahan sempit dengan model kolam bulat. Dengan konsep ini budidaya lele cukup dilakukan dalam jangka waktu 60-70 hari sudah bisa panen lele. Sementara menurut Tri Mulyadi, pendamping peternak lele bahwa paket bantuan dari Dinas Perikanan dan Kelautan DIY masing-masing kelompok 7 kolam bulat dengan diameter 3 meter dan tinggi 1 meter dengan diisi 1050 benih per kolam, dengan teori satu kilo pakan menghasilkan 0,8 kg daging lele setelah dikurangi limbah. Dengan asumsi itu maka panen kali ini bisa mencapai sekitar 5,5 Kuintal dari tujuh kolam bulat di kelompok ini. Dengan biaya pokok produksi sekitar Rp.13 ribu /kg dan harga jual berkisar antara Rp.17 ribu – Rp. 20 ribu/kg maka akan ada selisih antara biaya dengan harga jual yang merupakan keuntungan dari budidaya lele. Harapan kami dari keuntungan tersebut akan menarik minat masyarakat Kota Yogyakarta untuk melakukan budidaya ikan lele, toh dengan berbagai kemajuan teknologi luas lahan sudah bukan hambatan, yang diperlukan oleh peternak adalah kemauan atau niat dan ketelatenan dalam pemeliharaan, soal bibit, pakan dan pasar serahkan pada ahlinya yang akan mendampingi para peternak dalam budidaya lele.
Dalam kesempatan itu Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi dengan didampingi anggota DPRD DIY/RB. Dwi Wahyu, Dinas Perikanan dan Kelautan DIY, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta serta Camat Umbulharjo melakukan pelepasan bibit lele cendol untuk dibudidayakan pada dua kolam bulat masing-masing kolam ditebari 1000 bibit. Selain itu juga diserahkan paket bantuan pendukung budidaya lele cendol berupa pakan lele, pro aquatik dan pre biotik. Menurut Heroe Poerwadi konsep budidaya lele cendol merupakan upaya Pemkot memenuhi kebutuhan suplay lele di pasaran sekaligus menumbuhkan unit usaha masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Unit usaha dari rantai dagang budi daya lele yang bisa dilakukan masyarakat seperti : sebagai peternak lele, yang membeli bibit dan memelihara serta seta menjual pada saat panen, sebagai pedagang lele yang membeli lele dari peternak untuk dijual pada konsumen, sebagai pelaku usaha makanan olahan yang berbahan baku lele. Melihat berbagai potensi usaha tersebut Pemkot berharap melalui lele cendol bisa menggerakkan ekonomi masyarakat melalui UMKM yang tumbuh dan berkembang di masyarakat. Selanjutnya dari UMKM yang berkembang akan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat yang berujung pada kesejahteraan dan berkurangnya angka kemiskinan di Kota Yogyakarta. (ant)
Besar!(6569)
Artikel sebelumnya: Tanam sayur, buah dan ternak lele untuk kemandirian pangan
Artikel selanjutnya: Dispertangan dan Komunitas Siberian Husky Jogja Gelar Dog Festival
Berita terkait
- PMK Mewabah Perketat Pantauan dan Pemeriksaan Hewan Kurban di Kota Yogya
- 200 Ustadz/Ustadzah se-Kota Yogya Terima Insentif
- Festival Takbir Keliling Jadikan Syiar Islam dan Pelestarian Kebudayaan
- TMMD Sengkuyung Tahap I 2024 di Yogya Bantu Pembangunan di Wilayah
- Pemkot Yogyakarta Lanjutkan Tata Pedestrian KHA Dahlan
- Bantuan Keuangan Politik di Kota Yogya Segera Disalurkan Dua Tahap
- Kader KB Garda Depan Edukasi Tumbuh Kembang dan Cegah Stunting
- Aksi Donor Darah Semarakkan Peringatan Hari Kesehatan Nasional
- Pemkot Yogya Dorong Inovasi Masyarakat Lewat AIP
- Mau Liburan ke Yogya ? 17 Lokasi Parkir Bisa Jadi Pilihan
Berita hangat
Rekomendasi berita
Fasilitas KORPRI Tingkatkan Kesejahteraan Anggota
Organikkan Jogja Komitmen Warga Selesaikan Sampah dari Rumah
Komunitas Sepeda Meriahkan Yogowes Monalisa
Pemkot Gandeng Daerah Penyedia Pasokan Bahan Pokok
Dorong Pembangunan Infastruktur Kota Yogya Dengan Program Padat Karya
Lomba Baris Berbaris Ciptakan Karakter Kuat dan Disiplin Generasi Muda
Pemkot Yogya Beri JPD Bagi Disabilitas Tak Lolos PPDB SMP Negeri
Penataan Kawasan Kumuh di Kota Yogya Sasar Tiga Wilayah